Oleh: egarusiani | Maret 21, 2009

kisah sedihhhhhhhhh

sedihhhhh bgttttt dechhhhhhhh mau tauuuu?????

orang yang kita sayangi ngilang gitu ajahhhhhh. ga da kabar berit. hp udh g g pernah aktif….d Ym jg g prnh OL…..kirim email g dblzzzzzzzzz

mana ya dia sekarang    ….???? andai dia  baca  nbuka blog ini…..aku berharap dia balik lagi

=========================================================

Aku tahu isi di atas ditujukan kepadaku.

Suatu saat …. kalau sdh saat nya … kita akan bisa komunikasi lagi ….

Prihatin saya yang mendalam akan Tragedi Gempa. Smoga Sdr. ku disana di beri ketabahan dan keikhlasan. Semangatlah dan Segera Bangkit ….

Oleh: egarusiani | Maret 13, 2009

Kelompok 4 Bahan Pakan “Pakan Butiran”

Padi dan Jagung

Padi dan Jagung

Pakan Butiran

Kelompok 1 : Ari Fanda, Ega Rusiani, Geno Rafles, M Nasif, Risdawati, Silvia Gusnita, Wiwid Paramitha, Zulhendra.

Bahan Pakan Nabati
Bahan pakan yang berasal dari tumbuh- tumbuhan.
Bahan pakan nabati ini umumnya mempunyai serat kasar tinggi.
Disamping itu bahan pakan nabati banyak pula yang mempunyai kandungan protein tinggi.

Klasifikasi pakan Nabati
Pakan hijaun contoh : rumput-rumputan
Jerami atau sisa tanaman pertanian
Bebijian(Contoh: Jagung, shorgum, gandum,padi)
Umbi (contoh: ketela pohon, rambat, kentang)
Hasil sisa atw hasil sampingan industri pertanian.

Sisa Tanaman Pertanian “Dedak Halus”
Limbah penggilingan padi
Dedak sebagai bahan pakan ternak luas penggunaannya, dapat digunakan sebagai bahan pakan berbagai jenis dan tipe ternak.
Dedak halus dibedakan antara dedak halus pabrik dan dedak halus kampung.

Dedak Halus Pabrik
mengandung protein 13,6%.
Sedangkan kandungan lemaknya tinggi, sekitar 13%.
Serat kasarnya kurang lebih 12%.
Dedak Halus Kampung
Mengandung lebih banyak serat kasar dibandingkan dedak halus pabrik
Kandungan proteinnya hanya 10,1

Bungkil Kelapa
Merupakan limbah dari pembuatan minyak kelapa
Kandungan protein cukup tinggisekitar 21,6%
Energi metabolis sekitar 1540 – 1745 Kkal/Kg.
Secara umum bungkil kelapa berwarna coklat, ada coklat tua ada coklat muda (coklatterang) sebaiknya dipilih bungkil kelapa yang berwarna coklat muda atau coklat teranginilah yang kita pilih
Bungkil Kelapa mudah dirusak oleh jamur dan mudah tengik, sehingga harushati-hati dalam menyimpannya

Quistion: Bungkil Kedelai masuk kategori yang mana ?

Pakan Butiran
Jagung mengandung protein agak rendah (sekitar 9,4%).
Kandungan energi metabolismenya tinggi. (3430 kkal/kg). Oleh karena itu jagung merupakan sumber energi yang baik.
Kandungan serat kasarnya rendah (sekitar 2%).

Penggunaan jagung sebagai pakan ternak meliput

1. Jagung pipil kering giling, dimana komposisi nutrisi yang terdapat pada jagung pipil giling kering adalah pati 61,0%, minyak jagung 3,8%, protein 8,0%, serat kasar 11,2%, dan kelembaban air 16,0%.

2. Ekstrak jagung terfermentasi (corn steep liquor). Ekstrak jagung terfermentasi memiliki bobot 50% dari bobot keringnya, dimana kadar proteinnya mencapai 25%. Produk ini biasanya dikombinasikan dengan corn gluten feed atau dijual terpisal sebagai protein cair untuk pakan sapi. Ekstrak jagung terfermentasi memiliki kadar vitamin B dan mineral yang baik.

3. Corn germ meal memiliki kadar protein 20%, lemak 2% dan serat kasar 9,5%. Produk ini memiliki keunggulan pada kandungan asam amino esensial yang seimbang sehingga merupakan produk prima bagi unggas serta digunakan sebagai pelarut (carrier) untuk nutrien cair lainnya.
4. Corn gluten feed adalah medium kaya protein karena mengandung kulit ari jagung dan komposisi serat yang baik. Akan tetapi, kadar proteinnya tidak sebaik ekstrak jagung terfermentasi. Corn gluten feed kering memiliki kadar protein 21%, lemak 2,5%, dan serat kasar 8%. Kelemahan utama corn gluten feed adalah cepat rusak (perishable) dalam waktu 6-10 hari, sehingga memerlukan penyimpanan pada kondisi anaerobik.
5. Jerami atau kelobot jagung memiliki rata-rata kualitas untuk protein kasar 6,38% serat kasar 30,19%, lemak kasar 2,81%, BETN 51,69%, abu 8,94% dan kandungan total digestible nutrient 53,12%.

Sorgum
adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku indust

sorgum dapat diberikan pada ternak babi, sapi, unggas, dan ikan.
Kualitas shorgum hampir mirip dengan jagung, walaupun ukuran butiran lebih kecil
Proteinnya umumnya lebih besar dar jagung, tetapi lemaknya lebih rendah
Kandungan serat kasar shorgum cukup rendah
Penggunaan shorgum perlu mendapatkan perhatian karena kandungan taninnya tinggi. Diduga kandungan taninnya ini dapat menyebabkan gangguan pada ternak.

Oleh: egarusiani | Maret 2, 2009

bahan kuliah bahan pakan

Wayang Coe

Wayang Coe

Pakan adalah suatu bahan pakan atau campuran bahan pakan yang dimakan hewan atau ternak serta mengandung energi, protein, dan nutrien lainnya yang dibutuhkan oleh hewan atau ternak lainnya

Klasifikasi pakan dapat dibedakan menurut:

1. Menurut asalnya

A. Bahan pakan asal tanaman :

  1. Hijauan pakan (Forages) nah hijauan pakan ini dikenal pula dengan istilah hijauan makanan ternak (HMT) Contohnya:Rumput co: Rumput2an(co:rumput gajah, t eki, ilalang dll),leguminosa(co:Kalopo, centro), serta hijauan lain selaiin rumput dan legum(co: nangka, ketelapohon)
  2. Jerami atau sisa tanaman pertanian.
  3. Bebijian(Co: Jagung, shorgum, gandum,padi)
  4. Umbi(ketela pohon, rambat, kentang)
  5. Hasil sisa ato hasil sampingan industri pertanian(bungil, bekatul, onggok, tetes)

B. Bahan pakan asal Hewan : Tepung daging, tpg tulang, tpg darah, tpg susu, tpg telur

C. Bahan Pakan asal ikan : Tepung ikan, tepung kepala udang dll

2. Menurut Bentuk Fisiknya.

Menurut bentuk fisiknya dibedakan menjadi 3 juga yaitu:

  1. Bentuk butiran(Co: jagung ,shorgum.nah klo untuk pakan ini biasanya disukai oleh ternak unggas),
  2. Bentuk Tepung(co: dedak, bekatu, tepung ikan,dll),
  3. Bentuk cair(Co: minyak ikan dan minyak kedelai).

3. Menurut Sumber Zat giziny

  1. Carbonacleus concentrates –>kandungan energi tinggi, SK rendah, PK rendah Co: Jagung, shorgum, gandum,molases, dedak, bekatul
  2. Carbonacleus roughages—> kandungan energi rendah, SK tinggi, protein kasar rendah. Co:silase jagung dan shorgum, janggel jagung, jerami
  3. Proteinacleus concentrates—>kandungan pakan dengan energi rendah, SK rendah, PK tinggi Co: Bungkil 2 kacang, kedelai, kapas dan kelapan, tepung daging, darah,susus, urea.
  4. Proteinacleus roughages—> Bahan pakan dengan kandungan energi rendah,Sk cukup, Pk cukup, kalsium tinggi,Co: Hijauan leguminosa, hijauan kering.
  5. Bahan aditif Bahan pakan yang ditambahkan kedalam ransum dalalmjumlah yang sedikit Co:Virtamin, mineral, antibiotik, hormon, obat pewarna

4. Menurut Kelazimannya

  • Bahan pakan konvensional adalah bahan pakan yang lazim dipakai unuk menyusun ransum, bahan pakan ini dapat berasala dari tanaman ataupun hewan, ikan, dan hasil sampingan industri pertanian.(Co: Rumput, tp daging, bekatul dll)
  • Bahan pakan inkonvensional adalah bahan pakan yang tidak atau belum lazim dipakai untuk menyusun ransum.bahan pakan inibisa berasal dari industri kimia, pertamian maupun hasil fermentasi (CO: Urea, Diamonium fosfat, baggase, isi rumen, protein sel tunggal).

5. Menurut Nomenklatur/ secara Internasionalnya

Berdasarkan Nomenklatur Internasional Pakan dibedakan menjadi 8 kelas apasajakah itu

  • Hijauan kering&Jerami (dry forage dan roughages)
  • Pasture (hijauan) kacang2an dan rumput
  • Silase  hijauan yang diawetkan dan ditambah dengan sumber protein, vitamin dan mineral.
  • Makanan yang mengandung sumber Energi—> contohnyapakana yang berasal dari biji-bijian, akar-akaran, umbi-umbian, dan buah-buahan.
  • Makanan sumber Protein bisa berasal dari protein hewani(tepung ikan) maupun protein nabati (tepung daun)
  • Makanann sumber mineral  Tepung tulang dan kapur
  • Makanan sumber vitamin makanan yg berasal dari buah-buahan.
  • Makanan additive bahan makanan yang diambahkan kedalam ransum dalam jumlah yang sedikit dengan tujuan tetentu. Co: Antibiotika, bahan pewarna, hormon dll.
Oleh: egarusiani | Maret 1, 2009

bahan kuliah biokimia

46-togel-hhhh-by-butogalagMembran sel merupakan lapisan yang melindungi inti sel dan sitoplasma. Membran sel membungkus organel-organel dalam sel. Membran sel juga merupakan alat transportasi bagi sel yaitu tempat masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel. Struktur membran ialah dua lapis lipid (lipid bilayer) dan memiliki permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel.

Struktur

Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972. Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak. Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yang dinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen penyusun membran sel antara lain adalah phosfolipids, protein, oligosakarida, glikolipid, dan kolesterol.


Komponen utama membran sel terdiri atas Phosfolipid, selain itu terdapat senyawa lipid seperti sfingomyelin, kolesterol, dan glikolipida. Phosfolipid memiliki dua bagian yaitu bagian yang bersifat hidrofilik dan bagian yang bersifat hidrofobik. Bagian hidrofobik merupakan bagian yang terdiri atas asam lemak. Sedangkan bagian hidrofilik terdiri atas gliserol, phosfat, dan gugus tambahan seperti kolin, serin, dan lain-lain. Penamaan phosfolipid dan sifat masing-masing akan bergantung pada jenis gugus tambahan yang dimiliki oleh phosfolipid. Jenis-jenis phosfolipid penyusun membran sel antara lain adalah : phosfokolin (pc), phosfoetanolamin (pe), phosfoserin (ps), dan phosfoinositol (pi). Secara alami di alam phosfolipid akan membentuk struktur misel (struktur menyerupai bola) atau membran lipid 2 lapis. Karena strukturnya yang dinamis maka komponen phosfolipid di membran dapat melakukan pergerakan dan perpindahan posisi. Pergerakan yang terjadi antara lain adalah pergerakan secara lateral (Pergerakan molekul lipid dengan tetangganya pada monolayer membran) dan pergerakan secara flip flop (Tipe pergerakan trans bilayer).

Sistem transpor membran

Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2, O2), dan molekul polar yang sangat kecil (air, etanol). Sementara itu, molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa), ion, dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel.

Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara, yaitu dengan transpor pasif untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus


Pembahagian sel (cell division) adalah proses pembahagian daripada satu sel induk kepada dua sel anak yang baru. Proses pembahagian sel terbahagi kepada dua, iaitu mitosis dan meiosis.

Pembahagian sel merupakan asas biologi kehidupan. Untuk organisma satu sel seperti Ameba, pembahagian satu sel akan menghasilkan satu organisma lengkap yang baru. Dalam skala yang lebih besar, pembahagian sel membolehkan organisma pembiakan seks untuk berkembang daripada zigot satu sel, yang dihasilkan daripada pembahagian sel gamet. Selepas tumbesaran, pembahagian sel mebolehkan pembaharuan dan pembaikan sesuatu organisma.

Oleh: egarusiani | Desember 18, 2008

PETERNAKAN

1_147489222lIlmu Peternakan adalah …………. ya ilmu tentang merawat, memelihara binatang ternak. Agar si ternak gerhasil guna dan berdaya guna …. bener tidak …..

Oleh: egarusiani | November 29, 2008

Prakata ……….

Ehe

Ehe

Kelola blog ini terus. Semoga kelak bermanfaat. Isi dengan semua potensi diri yang ada. Ku persembahkan buat adik tercinta nun jauh disana di kota Padang. Met …… Ultah …. Semoga Sukses dalam Segala Hal. By Valentino Rosso … Rosso ……

Kategori